Trader Saham dan Investor Saham, Sama Nggak Sih?

Trader Saham dan Investor Saham, Sama Nggak Sih?

 

Investor saham vs Trader Saham

Tahukah kamu jika ternyata investor saham dan trader saham memiliki perbedaan? Banyak sekali orang yang mungkin tidak dapat membedakan secara pasti antara investor saham dan juga trader saham. Padahal keduanya sangat lah berbeda

Seorang yang gemar berinvestasi saham biasanya akan disebut sebagai investor saham, sedangkan seseorang yang melakukan kegiatan memperjual belikan saham akan disebut sebagai trader. Untuk trader saham sendiri , bahkan saat ini sudah banyak yang menjadikannya sebagai mata pencaharian utama mereka.

Lantas hal apakah yang membedakan investasi saham dengan trading saham?

Jangka Waktu

Perbedaan yang paling jelas terlihat antara investasi saham dengan trading saham adalah dari jangka waktunya. Biasanya, investasi saham dilakukan dengan tujuan meraih Return atau keuntungan secara jangka panjang.

Sedangkan untuk trading saham sendiri, walaupun memiliki tujuan yang sama yaitu meraih keuntungan dari saham, namun biasanya dilakukan dalam kurun waktu yang pendek dan dengan intensitas jual beli yang cukup sering.

Contoh:

Seorang trader saham membeli saham PT. ABC di bursa pada pagi hari, namun pada saat penutupan bursa sore hari, harga saham PT. ABC melonjak naik. Nah, pada saat ini lah seorang Trader saham akan langsung menjual asset yang dimilikinya karena sudah dianggap meraih keuntungan.

Prinsip

Selain jangka waktunya, prinsip dari investasi dan trading saham juga memiliki perbedaan. Sebagai investor saham berjangka panjang, biasanya prinsip yang akan dianut adalah ‘Buy and Hold’. Prinsip buy and hold adalah prinsip dimana investor akan membeli sebuah saham dan menyimpannya dalam jangka waktu minimal satu tahun.

Seorang investor baru akan menjual sahamnya jika tujuan dari investasinya telah terpenuhi. Sedangkan untuk trader saham, lebih kepada membeli untuk dijual kembali, jika saham tersebut mengalami kenaikan harganya, atau biasa disebut sebagai prinsip ‘buy and sell’.

Tentunya dengan prinsip pertama yaitu jangka waktu yang cepat dan intensitas jual beli saham yang cukup sering.

Strategi

Untuk strateginya sendiri, biasanya para investor akan lebih memilih saham perusahaan yang memiliki kinerja bagus, dan berpotensi untuk berkembang di masa yang akan datang secara jangka panjang. Sehingga yang menjadi pokok perhatian adalah kondisi sehat atau tidaknya si perusahaan itu sendiri

Untuk trader saham, strategi yang digunakan adalah lebih memfokuskan kepada kondisi ekonomi negara. Seorang trader saham mungkin akan menahan diri untuk tidak melakukan kegiatan jual beli saham, jika kondisi politik dan ekonomi negara sedang tidak kondusif.

Mengapa? Karena faktor ini dapat mempengaruhi kenaikan atau penurunan saham secara cepat tanpa bisa diprediksi.


Mana yang lebih menguntungkan? Investasi Saham atau Trader Saham?

Baik menjadi investor saham maupun trader saham, tentu memiliki segi keuntungan dan risiko masing – masing, dan membutuhkan pengetahuan serta pengalaman agar semakin fasih.

Untuk menentukan mana yang lebih baik untuk dipilih, semua kembali kepada diri anda masing – masing. Lebih menginginkan untuk berinvestasi secara jangka panjang, dan lebih santai sehingga dapat menikmati Return nya tanpa dirasa, atau ingin mendapatkan keuntungan secara jangka pendek, dengan sedikit usaha dan waktu lebih karena harus sering melakukan kegiatan pembelian dan penjualan saham ?