Sukses ala Warren Buffet, Contek Rahasianya Yuk!

Sukses ala Warren Buffet, Contek Rahasianya Yuk!

Sosok Warren Buffet tidak perlu diragukan lagi kesuksesannya. Selain sebagai pengusaha, Warren Buffet juga dikenal sebagai investor yang paling sukses di dunia! Bayangkan, di dunia loh! Wow banget kan?

Warren Buffet adalah komisaris, direktur utama, dan sekaligus pemegang saham terbesar di Berkshire Hathaway di Amerika Serikat.

Buffet memiliki total kekayaan sebanyak USD 73,3 miliar atau sekitar Rp 932 triliun. Beliau bahkan dinobatkan sebagai orang terkaya nomor 2 di dunia versi majalah Forbes pada tahun 2005 setelah Bill Gates.

Menurut data dari lifhack.org, hal yang paling mengesankan dari Buffet adalah Ia sudah bisa mendapatkan USD 53.000 atau Rp 689 juta saat masih berusia 16 tahun.

Sosok Warren Buffet tentu saja sudah melewati perjalanan panjang yang mudah untuk meraih kesuksesan seperti sekarang. Penasaran seperti apa perjalanan Warren Buffet mencapai kesuksesan?

Ikuti terus artikel Simas Ajarinvestasi kali ini :)

 

Mencari Uang dengan Menjadi Loper Koran

Segala sesuatu, termasuk juga kesuksesan pasti berawal dari bawah. Seperti peribahasan bersakit - sakit dahulu, bersenang - senang kemudian.

Begitu jg dengan Warren Buffet, jauh sebelum mencapai kesuksesan seperti sekarang, Ia pernah mencari uang dengan cara menjadi loper koran dan berjualan permen karet sejak usianya menginjak 6 tahun.

Mulai Berinvestasi Saham Sejak Usia 11 Tahun

Apa yang anda lakukan saat berusia 11 tahun? Bermain dengan teman - teman sebaya? Atau sedang nakal - nakal nya karena baru saja mulai beranjak puber?

Lain hal nya dengan yang terjadi dengan Warren Buffet.

Memiliki latar belakang keluarga Ekonom membuat Buffet sudah memulai untuk berinvestasi saham di usia dini yaitu 11 tahun.

Saham Cities Services Preferred yang dibanderol dengan harga  38 dollar Amerika perlembar nya, adalah saham pertama yang Ia miliki

Pada awalnya, saham yang Ia beli sempat turun ke 27 dollar Amerika, namun akhirnya berhasil mencapai 40 dollar dan akhirnya dijual kembali sehingga mendapatkan keuntungan.

 

Sudah Memiliki Bisnis Sendiri

 Sebelum memutuskan untuk membeli saham Berkshire Hathaway dengan harga US$ 8 per lembar di tahun1965, Pria kelahiran 30 Agustus 1930 ini sudah memiliki bisnis sendiri.

Seperti apa bisnisnya?

Buffet memiliki perusahaan di wilayah Omaha Amerika Serikat yang mengelola asset para konglomerat di daerah itu. Namun pada akhirnya, perusahaan yang didirikan dengan modal US 100 ini pun dijual dan dibubarkan.

Di tangan Warren Buffett, perusahaan Berkshire Hathaway terus mengalami kemajuan. Para pemegang saham dapat tersenyum karena selama lebih dari 34 tahun mereka dapat memperoleh tingkat pengembalian tahunan sekitar 24,7 persen.
 
Kini, setelah 46 tahun saham perusahaan itu mengalami perkembangan yang sangat pesat bahkan harga saham untuk kelas A sempat mencapai US$ 150.000 per lembar saham.
 

Memiliki Bisnis Investasi Andalan

Buffet memutuskan untuk membeli 7% saham Coca Cola di tahun 1988.
Tidak heran jika Ia telah menghasilkan banyak keuntungan selama 30 tahun menjadi investor, mengingat coca cola termasuk perusahaan yang mendunia. Termasuk di Indonesia.
 

Kesimpulan

Jika melihat dari perjalanan hidup 5 orang terkaya di dunia versi majalah Forbes, pembelajaran penting yang dapat diambil adalah:

1. Mulailah bisnis dan investasi sejak dini

Warren Buffet sudah memulai bisnis dan investasinya sejak dini, yaitu 6 tahun.

Bisnis dan investasi tentu saja tidak bisa secara instant menghasilkan keuntungan, namun membutuhkan kesabaran dan juga ketekunan.

Selain itu, melakukan analisis juga penting agar dapat mengetahui langkah apa yang harus dilakukan ke depannya.

 2. Bisnis dan investasi tidak harus dimulai dengan modal besar

Hal lain yang patut dicontoh adalah sikap berbisnis dan berinvestasi beliau. Mindset bahwa berinvestasi dan berbisnis tidak harus selalu dengan modal yang besar dan keuntungan yang langsung besar pula. Namun bisa dimulai dengan modal terbatas.

Sedikit demi sedikit lama - lama menjadi bukit. Mungkin peribahasa ini cocok untuk menggambarkannya, walaupun keuntungan yang didapat diawal tidak banyak, tetapi jika kita pintar untuk mengelolanya, tidak menutup kemungkinan bisnis dan investasi yang kita jalankan bisa semakin berkembang.


Yuk jadikan berbisnis dan investasi sebagai gaya hidup kita semua sejak dini :)

 

SUMBER:

finansialku

Merdeka.com