Market Highlights Pasar Modal 22 Oktober 2018

Market Highlights Pasar Modal 22 Oktober 2018

Apa sih pentingnya mengetahui market Highlights sebagai seorang investor? Market highlights penting untuk diketahui sebagai salah satu metode untuk menganalisis pasar dan juga kondisi ekonomi, yang mungkin akan berdampak pada cara berinvestasi saham anda.

Untuk itu, berikut ini adalah market highlights Senin 22 Oktober 2018.

 

Global Market Highlights

 

  1.  Pergerakan pasar saham turut dipengaruhi tren kenaikan suku bunga the Fed serta tensi politik antara AS dan Arab Saudi terkait tewasnya salah satu jurnalis media AS, THe Washington Post.
  2. Saham emerging market terus melemah di tengah kebijakan pengetatan the Fed dan risiko perang dagang, dimana Presiden Trump mengancam meningkatkan tensi perang dagangnya dengan China.
  3. Di lain sisi, pasar saham Asia pada pekan lalu menunggu rilis pertumbuhan ekonomi China kuartal ketiga 2018.
  4. Tidak lama berselang, Biro Statistik Nasional China merilis ekonomi China paa kuartal III-2018 tercatat melambat ke level 6,5% (yoy), lebih rendah dari kuartal sebelumnya sebesar 6,7%, bahkan dibawah perkiraan pasar sebesar 6,6% (yoy)

 

Domestic Market Highlights

 

  1.  Perkembangan dari pasar saham domestik menunjukkan IHSG pada Jumat 19 Oktober 2018 ditutup menguat sebesar 1,40% ke posisi 5.837,29
  2. Rupiah berdasarkan kurs BI JISDOR melemah ke level Rp 15.221/USD

 

Perkembangan dalam Negeri Lainnya

 

  1. Hasil kesepakatan dari pertemuan tahunan IMF - Bank Dunia 2018 di bali;
  2. Neraca dagang September 2018 mencatatkan surplus USD 227,1Juta
  3. Kemenkeu: Utang Pemerintah periode September sebesar Rp 4.416 Triliun
  4. Menkeu RI: Perubahan asumsi nilai tukar tahun 2019 karena tekanan global pada rupiah yang diperkirakan akan berlanjut
  5. Utang luar negeri Indonesia pada Agustuts 2018 tercatat tumbuh stabil
  6. Banggar DPR bersama Pemerintah dan BI akhirnya menyepakati usulan perubahan asumsi dasar ekonomi makro RAPBN 2019
  7. Fitch Ratings mempertahankan peringkat utang jangka panjang Indonesia di BBB (stable)
  8. Hingga September, defisit APBN 2018 mencapai Rp 200 triliun
  9. Survei Perbankan BI kuartal III-2018: Pertumbuhan kredit baru melambat
  10. Badan Anggaran DPR menyepakati belanja pemerintah pusat Rp 1.634,3 triliun
  11. Kementrian Keuangan kaji rencana penghapusan PPh22 dan PPnBM untuk properti
  12. Pemerintah berencana revisi aturan tax holiday

Nah demikian analisis Market Highlights yang sudah dirangkum.. Yuk selalu lakukan analisis mendalam sebelum mulai untuk berinvestasi di pasar modal :)

 

SUMBER: Indonesia Stock Exchange