IHSG, Dasar dari Semua Kegiatan Berinvestasi Saham

IHSG, Dasar dari Semua Kegiatan Berinvestasi Saham

Sebagai investor yang berkecimpung di dunia investasi saham anda pasti pernah mendengar istilah seperti 'IHSG rekor baru hari ini sebesar 6,635'. IHSG menjadi istilah yang sangat dibutuhkan oleh investor di pasar modal, tetapi sebenarnya apakah itu IHSG?

Apa yang membuat IHSG begitu dibutuhkan oleh para investor pasar modal?


Apa itu IHSG?

Bursa Efek Indonesia sebagai salah satu instansi pemerintah yang mengatur berjalannya pasar modal, memiliki salah satu tanggung jawab utama, yaitu memberikan informasi mengenai ‘harga’ dari saham setiap perusahaan atau yang biasa disebut sebagai indeks saham.

Indeks saham ini sendiri, digunakan sebagai acuan investor yang ingin berinvestasi di pasar saham dan harus di update setiap harinya karena angkanya selalu berubah. Indeks Saham di Indonesia terdiri dari banyak jenis, salah satunya adalah IHSG.

IHSG sebagai sebuah istilah, tentu saja memiliki sebuah arti singkatan, yaitu Indeks Harga Saham Gabungan.


Lalu apa yang dimaksud dengan Indeks Saham Gabungan?

Indeks Saham Gabungan atau IHSG, adalah sebuah indikator yang digunakan pada pasar modal Indonesia. IHSG merupakan gabungan rata - rata dari seluruh harga saham yang ada di pasar modal.

Tentu sangat sulit bagi seorang investor, jika harus memperhatikan satu per satu index saham dari berbagai perusahaan Go Public yang jumlahnya mencapai ratusan bukan? Oleh karena itu, hadirlah IHSG sebagai solusi mempermudahnya.

IHSG sebagai acuan utam para investor dalam berinvestasi di pasar modal memiliki 3 peranan yang utama yaitu:

1. Tolak Ukur Kinerja Portofolio

IHSG dapat digunakan sebagai perbandingan dengan kinerja portofolio efek yang dimiliki oleh investor. Jika kinerja portofolio efek yang anda miliki angkanya masih dibawah dari angka IHSG, maka dapat disimpulkan bahwa porftofolio saham perusahaan tersebut sedang melemah.

2. Perkembangan Harga Saham

IHSG dapat digunakan sebagai patokan utama seperti apakah keadaan pasar saham saat ini. Artinya adalah, jika IHSG kondisinya sedang meningkat maka harga saham perusahaan yang dijual di pasar modal bisa jadi sedang meningkat juga. Dan sebaliknya, jika kondisi IHSG sedang tidak baik, bisa jadi kondisi saham perusahaan juga sedang lemah. Namun perlu diketahui bahwa terkadang menguat atau melemahnya harga saham suatu perusahaan bisa berkebalikan dengan IHSG.

3. Indikator Tingkat Keuntungan

IHSG ternyata juga dijadikan pedoman oleh para investor untuk mengukur tingkat keuntungan mereka saat berinvestasi. Misalnya, kinerja IHSG 8 tahun lalu adalah sebesar 1000. Dan besaran IHSG saat ini adalah senilai 6000. Kita dapat menghitung potensi berinvestasi saham selama 9 tahun dari tahun dapat menghasilkan keuntungan:

(IHSG saat ini - IHSG 8 tahun lalu) : IHSG 8 tahun lalu x 100%

(6.000-1.000) : 1.000 x 100% = 500%


Apa Hubungan IHSG dengan Kondisi Ekonomi ndonesia?

Indeks Harga Saham Gabungan dapat dijadikan salah satu cerminan dari kondisi ekonomi negara Indonesia. Mengapa? Ya, karena besaran dari IHSG selalu mengikuti kondisi ekonomi di Indonesia.

Ketika ekonomi sedang menguat, maka IHSG juga dapat menguat. Namun sebaliknya, penurunan IHSG dapat menjadi salah satu cerminan bahwa ekonomi Indonesia sedang melemah.