7 Point Penting dalam Prospektus Reksadana

7 Point Penting dalam Prospektus Reksadana

Anda tentu telah memahami definisi dan pentingnya prospektus reksadana melalui artikel Definisi Prospektus Reksadana sebelumnya, kini Ajar Investasi akan membahas lebih dalam lagi mengenai prospektus itu sendiri.

Prospektus reksadana memuat 20 bab mengenai penjelasan produk dan ketentuan dari investasi reksadana. Namun terdapat 7 bagian yang wajib untuk dicermati dan dibaca oleh investor sebelum memutuskan untuk berinvestasi reksadana.

1. Adanya izin perusahaan Manajer Investasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Pentingnya memastikan adanya izin dari Otoritas Jasa Keuangan terhadap perusahaan Manajer Investasi yang menawarkan produk reksa dana adalah, untuk memastikan bahwa investasi reksadana yang ditawarkan aman dan bukan sebuah investasi bodong. Dengan adanya izin dari OJK, setiap aktifitas pengelolaan dana dalam investasi tersebut akan diawasi pergerakannya dan dapat dibekukan jika terdapat hal yang mencurigakan.

2. Rekam Jejak Perusahaan Manajer Investasi dan Bank Kustodian

Referensi masa depan investasi reksadana anda dapat dilihat melalui kinerja perusahaan Manajer Investasi itu sendiri minimal selama 1 – 5 tahun terakhir. Meskipun hal tersebut tidak dapat dijadikan acuan, namun dapat sedikit memberikan gambaran mengenai hasil yang selama ini telah dicapai oleh perusahaan tersebut.

Selain itu, perusahaan Manajer Investasi biasanya akan menjalin kerja sama dengan sebuah bank yang telah ditunjuk dan mendapat izin resmi dari OJK utuk menitipkan rekening reksa dana nasabah. Bank yang telah ditunjuk tersebut biasanya disebut sebagai Bank Kustodian. Mengetahui rekam jejak bank kustodian juga wajib untuk dicermati agar anda lebih yakin apakah bank tersebut memang kredibel atau tidak.

3. Informasi Kebijakan Produk Reksa Dana yang Ditawarkan

Sebagai seorang investor yang akan membeli produk reksadana, prospektus reksadana wajib memuat informasi detail mengenai info produk yang ditawarkan serta kebijakan – kebijakan investasinya. Selain itu, jenis reksadana yang ditawarkan juga harus dijabarkan secara jelas terutama adalah informasi mengenai point yang membedakan dengan produk reksadana yang sedang ditawarkan dengan produk lainnya.

4. Potongan Biaya yang Dibebankan

Mengapa mengetahui potongan biaya penting untuk dicermati di dalam sebuah prospektus reksadana? Karena besarnya biaya yang menjadi kebijakan sebuah perusahaan Manajer Investasi akan menentukan nilai hasil investasi anda. Semakin besar rincian potongan biaya yang dibebankan kepada investor, nilai akhir dari reksa dana yang anda dapatkan dapat menjadi lebih sedikit jika dibandingkan dengan perusahaan Manajer Investasi yang menerapkan potongan biaya dengan nilai kecil.

5. Metode yang Digunakan dalam Penghitungan Nilai Aktiva Bersih (NAB)

Nilai Aktiva Bersih adalah nilai pasar dari suatu efek yang tertera dari kekayaan sebuah Manajer Investasi, dengan penghitungan yaitu reksa dana dikurangi seluruh kewajiban pembelian, penjualan, pengelolaan, atau faktor yang dapat mempengaruhi nilai sebuah efek.

Sebagai investor reksadana, anda harus memastikan bahwa NAB tersebut dihitung sesuai dengan ketetapan peraturan yang diterbitkan oleh pemerintah. Penghitungan NAB juga harus dilakukan dengan akurat. NAB juga dapat dilihat melalui media massa setiap harinya, atau website resmi dari Manajer Investasi

6. Laporan Keuangan Reksa Dana

Agar lebih yakin dengan Manajer Investasi tersebut, anda dapat mengecek pada bagian laporan keuangan reksa dana nya. Laporan ini berisi mengenai posisi keuangan, laba, arus kas, dan perubahan aset yang telah dilakukan oleh auditor independen setiap tahunnya.

Laporan keuangan reksa dana tersebut memang dibuat untuk para investor yang menitipkan dana nya kepada suatu perusahaan Manajer Investasi. Dengan membaca laporan ini, anda dapat mengetahui apakah sehat atau tidak keuangan dari Manajer Investasi yang kita pilih.

7. Kinerja dan Resiko Investasi dalam Prospektus Reksadana

Mengetahui kinerja bagaimana dana anda akan di investasikan tentu penting agar anda dapat mempunyai gambaran tersendiri. Namun sebuah investasi tentu memiliki resikonya masing – masing, maka dari itu sebagai investor pemula wajib bagi anda untuk memahami resiko dari investasi yang anda pilih agar lebih yakin akan keputusan anda.


Kesimpulannya, sebagai investor pemula dalam dunia investasi reksadana telitilah dalam membaca prospektus anda. Karena prospektus merupakan ‘manual book’ yang dapat membantu mengambil keputusan apakah produk reksa dana yang ditawarkan sesuai dengan karakteristik dan tujuan anda dalam berinvestasi.